Membacakan Jampi ke Dalam Air Minum

Kumpulan Fatwa Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi’iy rohimahulloh

Pertanyaan: apakah disyariatkan membacakan ruqyah (jampi) ke dalam air kemudian meminumnya untuk pengobatan atau tidak?

Jawaban: Aku tidak tahu adanya larangan (padanya).

Yang demikian tidak teriwayatkan dari nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam sepengetahuanku, aku tidak mengatakan: tidak teriwayatkan berarti tidak benar dari nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam.

Dan aku tidak tahu adanya larangan karena nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam mengatakan: “tidak mengapa dengan jampi selama tidak mengandung kesyirikan”, dan beliau bersabda: “Barangsiapa yang mampu memberikan kemanfaatan kepada saudaranya maka silahkan memberikan manfaat. ”

[Sumber: Kaset “Nasehat untuk penduduk Francis”]

من فتاوى الشيخ مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله

السؤال: هل يشرع قراءة الرقية على الماء ثم شربها للتداوي أو لا ؟

الإجابة:

لا أعلم مانعاً .

هذا ليس وارداً فيما أعلم عن النبي – صلى الله عليه وعلى آله وسلم – ، لا أقول : ليس وارداً ليس صحيحاً عن النبي – صلى الله عليه وعلى آله وسلم – .
ولا أعلم مانعاً فإن النبي – صلى الله عليه وعلى آله وسلم – يقول : ” لا بأس بالرقى ما لم تكن شركاً ” ، ويقول : ” من استطاع أن ينفع أخاه فليفعل ”

من شريط : ( النصيحة لأهل فرنسا )
لسماع الفتوى صوتياً :

Faidah Kiriman dari
Ustadz Shalehudin Hafizhahulloh

___________________________
WhatsApp Salafy Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s